October 18, 2019
11 Manfaat Biji Mahoni dan Efek Samping yang Harus Diperhatikan

11 Manfaat Biji Mahoni dan Efek Samping yang Harus Diperhatikan

Anda harus terbiasa dengan pohon mahoni. Selain digunakan untuk kayu, ada juga banyak orang yang memanfaatkan manfaat biji mahoni sebagai pengobatan. Biji mahoni dipercaya bisa meredakan berbagai gejala penyakit. Periksa kemanjuran biji mahoni dan efek samping berikut!

Tentang Mahoni

Mahoni (Swietenia macrophylla) adalah spesies tanaman dari famili Meliaceae. Mahoni memiliki bentuk pohon besar dengan tinggi pohon yang bisa mencapai 35-40 meter. Diameter pohon ini juga bisa sangat lebar hingga 125 cm.

Kayu mahoni memiliki kualitas yang baik sehingga banyak digunakan untuk pembuatan furnitur. Selain memanfaatkan kayu, banyak orang juga menggunakan buah mahoni, terutama bijinya, untuk mengatasi berbagai penyakit.

11 Manfaat Biji Mahoni dan Efek Samping yang Harus Diperhatikan
11 Manfaat Biji Mahoni dan Efek Samping yang Harus Diperhatikan

Berbagai sifat biji mahoni diperoleh dari berbagai senyawa dalam biji mahoni yang dapat bertindak sebagai antioksidan seperti flavonoid, saponin, dan alkaloid.

Manfaat Biji Mahoni

Berkat kandungan senyawa di dalamnya, biji mahoni diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut adalah 11 manfaat biji mahoni bagi kesehatan!

1. Meningkatkan sistem kardiovaskular

Kandungan flavonoid dalam biji mahoni diyakini dapat membantu meningkatkan sistem kardiovaskular atau sirkulasi. Biji mahoni diyakini membantu memperlancar sirkulasi darah, membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan kolesterol, dan mencegah pembentukan plak di pembuluh darah. Jika Anda melihat manfaat biji mahoni, dapat dikatakan bahwa biji mahoni juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

2. Mencegah peradangan

Manfaat kedua biji mahoni adalah dapat mencegah dan mengatasi peradangan. Manfaat yang satu ini masih terkait dengan kandungan flavonoid dalam biji mahoni. Sifat antiinflamasi biji mahoni kemudian membuat biji mahoni sering digunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit seperti demam dan masuk angin.

3. Kontrol tekanan darah

Selain bisa memperlancar sirkulasi darah, biji mahoni juga banyak digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala. Tetapi penyakit ini harus tetap waspada karena berpotensi memicu gangguan kronis lainnya. Jika Anda mengalami hipertensi dan menjalani perawatan, Anda harus secara teratur memeriksa tekanan darah Anda.

4. Mengurangi risiko disfungsi seksual

Biji mahoni juga dipercaya bisa membantu mengurangi risiko disfungsi ereksi. Banyak sekali herbal dengan kandungan saponin yang digunakan untuk meningkatkan kejantanan pada pria, salah satunya adalah ginseng. Biji mahoni juga memiliki kandungan saponin yang tinggi sehingga banyak orang percaya bahwa salah satu manfaat biji mahoni adalah untuk mengatasi disfungsi ereksi, terutama yang terkait dengan diabetes.

5. Atasi reaksi alergi

Manfaat selanjutnya dari biji mahoni adalah mengatasi reaksi alergi. Alergi adalah reaksi berlebihan dari sistem kekebalan terhadap zat tertentu yang dianggap berbahaya. Kandungan saponin dalam biji mahoni diyakini bisa bertindak sebagai antihistamin. Histamin adalah senyawa yang diproduksi tubuh ketika alergi dan memicu berbagai reaksi alergi.

6. Mengatasi gangguan tidur

Gangguan tidur atau insomnia dapat disebabkan oleh berbagai penyebab dan jika dibiarkan dapat mengurangi kualitas hidup seseorang. Selain bisa bertindak sebagai antihistamin, senyawa saponin juga dipercaya membantu mengatasi insomnia. Saponin dipercaya memberikan efek yang membuat otot lebih rileks sehingga kualitas tidur Anda juga bisa meningkat.

7. Kontrol gula darah

Manfaat selanjutnya dari biji mahoni adalah dapat membantu mengontrol gula darah sehingga bisa menjadi pilihan pengobatan untuk diabetes. Jika Anda menderita diabetes, Anda diharuskan mengontrol gula darah. Salah satu caranya adalah dengan menjaga pola makan. Selain itu, banyak orang juga menambahkan herbal untuk membantu mengontrol gula darah.

Biji mahoni dapat menjadi salah satu pilihan herbal yang membantu kondisi ini. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa saponin memiliki efek hipoglikemik atau dapat menurunkan kadar gula darah, bahkan lebih baik daripada obat antidiabetes jenis tertentu.

8. Mengatasi sembelit

Sembelit atau kesulitan buang air besar dapat memicu masalah pencernaan lainnya. Konsumsi biji mahoni dipercaya dapat mengatasi kondisi ini dan membuat pencernaan menjadi lebih baik. Umumnya kondisi ini dapat membaik hanya dalam waktu dua hari setelah mengonsumsi bubuk mahoni yang dicampur dengan air hangat.

9. Meringankan nyeri haid

Konsumsi biji mahoni juga diyakini efektif dalam mengatasi nyeri haid. Nyeri haid adalah hal yang biasa dialami oleh beberapa wanita. Jika tidak diatasi, terkadang kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Biji mahoni dapat dikonsumsi pada hari pertama siklus haid untuk membantu mengatasi nyeri haid.

10. Menangkal radikal bebas

Biji mahoni kaya akan antioksidan, yang artinya dapat membantu menangkal radikal bebas. Paparan radikal bebas hampir tidak dapat dihindari. Karena itu, tubuh membutuhkan antioksidan untuk dapat mengikat radikal bebas dan mencegah radikal bebas dari menyebabkan kerusakan sel. Kandungan dalam biji mahoni mulai dari flavonoid, saponin dan alkaloid, semuanya memiliki efek antioksidan.

11. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Mempertahankan sistem kekebalan tubuh sangat penting. Jika sistem kekebalan tubuh menurun, tubuh akan lebih rentan terhadap penyakit. Biji mahoni dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih siap untuk melawan berbagai mikroorganisme yang dapat menyerang tubuh dan menyebabkan infeksi.

Efek Samping Biji Mahoni

Biji mahoni memang telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Sayangnya hingga saat ini masih sangat sedikit penelitian yang dapat membuktikan efektivitas dan keamanan menggunakan biji mahoni sebagai obat herbal.

Otoritas Ilmu Kesehatan, Singapura, mencatat beberapa kasus cedera hati yang disebabkan oleh penggunaan biji mahoni. Tingkat keparahan bervariasi dari fungsi hati hingga gagal hati.

Sebagian besar pasien yang melaporkan mengalami kondisi ini memiliki kondisi medis lain seperti diabetes, hipertensi, hiperlipidemia, hingga berlemak hati dan menggunakan obat lain. Diduga pasien menggunakan biji mahoni sebagai pengobatan pendamping kondisi medis yang dialaminya.

Mengingat kurangnya penelitian tentang efektivitas biji mahoni, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan tanaman ini. Jika Anda memiliki kondisi medis yang serius atau saat menggunakan obat-obatan tertentu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan biji mahoni.

Leave a Reply